Senin, 05 Juni 2017

Karma

Apa yang dunia lakukan pada manusia yang bernafas di dunia?
Apa yang Tuhan lakukan pada umatnya yang lemah dan berdosa?
Apa yang Cinta lakukan pada makhluk bodoh penuh kesalahan?
Apa yang Waktu lakukan pada kenyataan yang berujung permainan?

Aku pernah dibodohi, namum kesempatanlah yang mendekati
Aku pernah mengkhianati, namun maaflah yang menghampiri
Namun ada yang tak sama, aku ingin bercerita pada semua yang bernyawa
Kutunjukkan bahwa apa yang terjadi antara aku dan kamu adalah pengertian yang berbeda

Padamu, juga padanya. Bagaimana kerasnya genggamanku akanmu kerap kuperingatkan
Kuperhitungkan langkah aroma darah pengkhianatan serta dosa yang berlangsung dibelakang
Yang seterusnya tercium penghirupku dan tak terbantahkan oleh kamu masing-masing
Lalu meneruskan torehan luka tanpa mengasihani bangkai yang begitu saja kau hempaskan

Apa perduliku menyaksikan wanita yang kini melebur hancur dengan tak berarti sia-sia
Syukur pada Tuhan, hukuman yang kau daptkan bukan sesuatu yang apa-apa
Bagaimanapun harapanku tetaplah melihatmu menjadi sampah hina tak bermakna
Ditemani tangis dan kesadaran diri tentang harga yang kau dapat melebihi siksa jelata

Dan apa yang terjadi padaku? Segala takdir yang sudah memang kupunya hadir kembali jua
Hinanya dirimu, kamu sendiri yang mengaggungkan. Kemenanganku, kau sendiri yang menata
Teruslah hidup bagai si dungu penuh penyesalan. Karena itulah artimu sebagai wanita

Sekarang tiba saatku bahagia hidup berpegang pedang. Karena saat inilah artiku sebagai wanita.

0 komentar:

Posting Komentar