Selasa, 27 September 2011

Merindukanmu



Kasih lihatlah aku kini
Diam sendiri menahan sepi
Tahukah kamu aku disini
Menahan tangis tiada henti

Kasih aku begitu merindukanmu
Dimana sosok dirimu yang selalu ada
Kini kau pergi meninggalkanku
Memlilihnya yang kini kau sayang

Aku telah merelakan kepergianmu
Tapi rasa ini tak dapat kupungkiri
Aku tak bisa menahannya sendiri
Aku sangat merindukanmu

Kumohon sekali saja
Izinkan aku bertemu denganmu
Kumohon sebentar saja
Izinkan aku melepaskan rasa rinduku
Read More

Dengarkanlah



Aku disini menangis dalam sepi
Memikirkan yang mungkin tlah pergi
Aku tidak tahu apa yang kurasa kini
Memikirkan dirimu yang tlah menyakiti hati ini

Rasa sakit yang tak mampu ku rasakan
Kini aku benar benar kehilanganmu
Tiada satupun yang kau tinggalkan
Untuk ku kenang  selalu

Disini ku sedang menangis
Namun kau bukan milikku lagi
Semoga kau bahagia dengannya
Walau diriku sangat merindukanmu

Dan bila kau terluka karna sifat sifatku
Maafkan aku
Aku tak bisa palingkan hatiku
Kau yg terindah, kucinta padamu

Read More

Triple Filter Test



Di Yunani Kuno, Socrates terkenal memiliki pengetahuan terkenal yang tinggi dan sangat terhormat.

Suatu hari seorang kenalannya bertemu dengan filsuf besar itu dan berkata, “ Tahukah Anda apa yang saya dengar tentang teman Anda? ”
“ Tunggu beberapa menit,” Socrates menjawab. “Sebelum Anda menceritakan apapun pada saya, saya akan memberikan suatu test sederhana. Ini disebut Triple Filter Test.”
“Triple Filter Test?”
“Benar,” kata Socrates. “Sebelum kita bicara tentang teman saya, saya kira bagus kalau kita mengambil waktu beberapa saat dan menyaring apa yang akan Anda katakan. Itulah  sebabnya saya menyebutnya triple filter test.”
Fulter pertama adalah KEBENARAN. “Apakah Anda yakin sepenuhnya bahwa yang akan Anda katakana pada saya benar?”
“Tidak,” jawab orang itu, “ Sebenarnya saya hanya mendengar tentang itu.”

“Baik,” kata Socrates. “Jadi Anda tidak yakin bila itu benar. Baiklah sekarang saya berikan filter kedua, filter
KEBAIKAN. Apakah yang akan Anda katakana tentang teman saya itu sesuatu yang baik?”

“Tidak,” malah sebaliknya..”

“Jadi,” Socrates melanjutkan, “Anda akan berbicara tentang sesuatu yang buruk tentang dia, tetapi Anda tidak yakin apakah itu benar. Anada masih memiliki satu kesempatan lagi karena masih ada satu filter lagi, yaitu filter
KEGUNAAN. Apakah yang akan Anda katakana pada saya tentang teman saya itu berguna bagi saya?”
“Tidak, sama sekali tidak.”
“Jadi,” Socrates menyimpulkannya. “bila Anda ingin mengatakan sesuatu yang belum tentu benar, buruk bahkan tidak berguna, mengapa Anda harus mengatakannya kepada saya?”

Sahabat, itulah mengapa Socrates adalah filsuf besar dan sangat terhormat. Sahabat…., gunakan triple filter testsetiap kali kamu mendengar sesuatu tentang kawan dekat atau kawan yg kamu kasihi. Jangan kita menimbulkan fitnah dikala kita mendengar kabar buruk tentang kawan kita karena kita membicarakannya padahal itu belum tentu benar.
Read More

Senin, 26 September 2011

Bertepuk Sebelah Tangan


Awalku melihatmu, kurasa ini cinta
Tapi setelah ku tahu semuanya kuyakin itu rasa kecewa
Kebodohanku mencintaimu yg menghancurkan  semuanya
Tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa

Hingga kini aku masih mencintaimu
Tapi ku tahu ini cinta yang salah
Cinta yg bertepuk sebelah tangan kepadamu
Dan lagi kebodohanku membuatku gundah

Kini biar aku yg menghapus semua tentangmu
Sakit hati ini hanya untuk mengharapkan cintamu
Sakit hati ini jika terus mengharapkanmu
Biarkan aku menyembuhkan luka darimu

Read More

Unspoken Love

Awalku melihatmu, kurasa ini cinta
Tapi setelah ku tahu semuanya kuyakin itu rasa kecewa
Kebodohanku mencintaimu yg menghancurkan  semuanya
Tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa

Hingga kini aku masih mencintaimu
Tapi ku tahu ini cinta yang salah
Cinta yg bertepuk sebelah tangan kepadamu
Dan lagi kebodohanku membuatku gundah

Kini biar aku yg menghapus semua tentangmu
Sakit hati ini hanya untuk mengharapkan cintamu
Sakit hati ini jika terus mengharapkanmu
Biarkan aku menyembuhkan luka darimu
Read More

Memaafkan itu baik

Pernah aku berfikir waktu aku sendiri merasa sepi dan sendirian.
Dimana aku benar-benar sendirian !
Dan sempat terlintas klo kesendirian yg aku rasa karna kesalahanku sendiri dan dampanknyah lagi-lagi untukku sendiri.
Sebagai manusia lemah kita pasti punya salah. Bahkan rasa salah yg ga ada hentinya. Kesadaran Cuma sesaat, dan lagi-lagi kita kembali berbuat salah.
Kita dilahirkan didunia ini dengan penuh rasa cinta, bukan kebencian.
Aku punya kutipan nih aku ambil dari buku yg pernah aku baca :
“ manusia ibarat patung ”
Patung yg awalnya Cuma kayu, batu, atau tanah lempung dipahat, diiris sana sini, diukir biar jadi indah. Sama seperti manusia. Manusia diberi ujian sana sini Karena Tuhan mau membentuk kita supaya kita jadi lebih baik dan lebih indah. Mungkin rasanya sakit, tapi sakitnya sebanding sama hasilnya.
Dari kutipan diatas aku belajar untuk memaafkan. Memaafkan memang sulit untuk dilakukan, tapi ingat kita dilahirkan dengan rasa cinta jadi kata MEMAAFKAN ga sulit untuk kita lakukan. Dampaknya ada, hati plong dan kita juga makin memiliki rasa persaudaraan :)
Nah, untuk teman- teman yg baca ini, jangan pernah kalah untuk kata MAAF :)
Read More

Untuk Sahabat

Sahabatku………
Seberat apapun masalahmu, sekelam apapun beban hidupmu
Jangan pernah berlari darinya ataupun bersembunyi
Agar kau tak akan bertemu dengannya atau agar kau bisa menghindar darinya
Karena sahabat…..
Seberapa jauhpun kau berlari dan sedalam apapun kau bersembunyi
Dia pasti akan menemuimu dalam sebuah episode kehidupanmu

Sahabatku……
Alangkah indahnya bila kau temui ia dengan dada yang lapang
Persilahkan ia masuk dalam bersihnya rumah hati dan mengkilapnya lantai nuranimu
Hadapi ia dengan senyum seterang mentari pagi
Ajak ia untuk menikmati hangatnya teh kesabaran
Ditambah sedikit penganan keteguhan
Sahabat…….
Dengan begitu, sepulangnya ia dari rumahmu
Akan kau dapati, dirimu menjadi sosok yang tegar
Dalam semua keadaan dan kau pun akan mampu dan lebih berani
Untuk melewati lagi deraan kehidupan dan yakinlah sahabat……..
Kaupun akan semakin bisa bertahan, kala badai cobaan itu menghantam

Read More