Bahagia itu ketika aku mendengar deru nafas memanggil namaku
Bersama suntingan senyum manis dari pemilik asalnya
Sudah lama aku kehilangan suara dan senyum seperti itu
Rasanya ingin berteriak lepas bagai deru angin yang hangat
Aku percaya takdir, karena takdir yang membawaku bahagia sekarang
Dan aku tidak takut jika esok takdir menunjukkan kesedihan untukku
Karena aku yakin suatu saat takdir juga akan mengirimkan kebahagiaan lagi
Tentu dia tahu dengan kamu seorang pangeran yang selalu aku impikan
Sekarang kita masih kecil belum tau pasti apa itu cinta dan pengorbanan
Duduk berdua denganmu saja sudah membuatku seperti melayang
Apalagi membayangkan saat nanti kamu merangkul aku ketika butuh
Aku tahu saat itu tak ada yang bisa mendefinisikan cinta yang sebenarnya
meskipun aku belum bisa berbuat apa-apa untuk kita sekarang
Hari ini sampai nanti aku tumbuh dewasa aku akan berusaha
Memperjuangkan kamu, kita, dan saat nanti untuk kita kelak bersama
Tanpa merelakan salah satu harus terpaksa melepas renggang
Kebersamaan itu lebih indah, maka dari itu aku butuh kamu membangun sketsanya
Dari hal paling kecil sampai ke yang aku tak bisa melakukannya
Aku mohon mulai dari saat itu kamu menjadi kaki dan mataku
Untuk menopang hidupku selanjutnya menuju bahagia sampai ujung
0 komentar:
Posting Komentar