Senin, 27 Agustus 2012

Kamu

Aku mungkin salah satu boneka terbodoh yang mengenal kamu.
Aku tak pernah tahu cinta seperti ini, ia menjebakku ke dalam ceritanya.
Di awal ia seperti mempermainkan, hanya member harapann, sampai akhirnya aku pergi meninggalkan.
Karena aku merasa lelah menunggu.

Dan sekarang aku menyesalinya, egoku yang membuatmu pergi.
Menyuruhmu pergi bukan mauku sebenarnya, tapi ketika itu hanya itu yang terbaik untukku.
Karena jika kamu terus disini, harapanku bertambah besar.

Suatu hari aku mendengarnya dari cinta.
Aku tak tahu apa yang harus aku rasakan.
Benci, senang, bingung, dan menyesal.
Benci diri sendiri karena berkata seperti itu dulu.
Senang karena tahu semua bukan sekedar harapan.
Bingung harus apa sekarang yang aku lakukan.
Dan menyesal karena dirimu benar-benar pergi.

Bila dapat berbohong, aku akan mengatakan kepadamu jika bukan maksudku menyuruhmu meninggalkanku.
Tapi aku tahu kau tak mungkin percaya.
Sekarang semua sudah ada buktinya, aku juga tidak mengerti apa yang harus kutunggu lagi.
Aku hanya tak mampu berkata lebih dulu.
Bila harus menunggu lebih baik, akan ku lakukan.

Aku Menyayangimu..

0 komentar:

Posting Komentar