Aku mungkin
salah satu boneka terbodoh yang mengenal kamu.
Aku tak
pernah tahu cinta seperti ini, ia menjebakku ke dalam ceritanya.
Di awal ia
seperti mempermainkan, hanya member harapann, sampai akhirnya aku pergi
meninggalkan.
Karena aku
merasa lelah menunggu.
Dan sekarang
aku menyesalinya, egoku yang membuatmu pergi.
Menyuruhmu pergi
bukan mauku sebenarnya, tapi ketika itu hanya itu yang terbaik untukku.
Karena jika
kamu terus disini, harapanku bertambah besar.
Suatu hari
aku mendengarnya dari cinta.
Aku tak tahu
apa yang harus aku rasakan.
Benci,
senang, bingung, dan menyesal.
Benci diri
sendiri karena berkata seperti itu dulu.
Senang karena
tahu semua bukan sekedar harapan.
Bingung harus
apa sekarang yang aku lakukan.
Dan menyesal
karena dirimu benar-benar pergi.
Bila dapat
berbohong, aku akan mengatakan kepadamu jika bukan maksudku menyuruhmu
meninggalkanku.
Tapi aku
tahu kau tak mungkin percaya.
Sekarang semua
sudah ada buktinya, aku juga tidak mengerti apa yang harus kutunggu lagi.
Aku hanya
tak mampu berkata lebih dulu.
Bila harus
menunggu lebih baik, akan ku lakukan.
Aku Menyayangimu..
0 komentar:
Posting Komentar